| |||||||||||||||||||||||||
Mohon maaf apabila seandainya terjadi keterlambatan dalam mengakses website kami, Karena kami masih menggunakan PC lama. (Processor Pentium III (933Mhz), Memory 128 Mbyte, Hardisk 15 Gb). Server bantuan yang dijanjikan kepada kami sampai saat ini belum ada kejelasan Realisasinya. Data belum dapat kami berikan secara penuh dikarenakan masih dalam proses pengembangan. Bagi pengunjung yang ingin mengirimkan berita atau artikel, silahkan registrasi terlebih dahulu, Lalu kirimkan email ke
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
agar status register dapat kami ubah menjadi publisher. Terima Kasih -admin-
Bagi warga gorontalo dimanapun berada, yang tahu akan keberadaan Rheins Rumampuk silahkan memberikan informasi ke email ini
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
ada sanak keluarganya yang ingin tahu keberadaannya. Terima Kasih
Donasi via Paypal
Silahkan bagi anda yang ingin donasi secara online klik disini.Videos Streaming
| ads gorontalofamily 2009-05-13 09:12:49 |
Pencarian
Who's Online
Support By
has a unique ability to serve customers from premise-to-premise over our facilities, ultimately ensuring the highest levels of performance and reliability. 
















Berapa penduduk Gorontalo? Benarkah 800.000 orangkah? Sejauh apakah orang-orang Gorontalo memahami kebudayaanranahnya sendiri? Sejauh apakah negara-negara mancanegara terjaring menjadi wisatawan ke Gorontalo?
Bermula dari rasa penasaran. Ini terjadi tahun 2004 setelah membaca skripsi SH almarhum Bapak S.R. Nur di Makassar yang ditulisnya 1 Januari 1962 tentang “Perkawinan Gorontalo”. Pada kata pengantar skripsinya itu terselip sebuah kata yang aneh bagi saya: “Po-Nuwa”. Rupanya, kata ini tidak muncul begitu saja. Po-Nuwa adalah nama sebuah majalah yang pernah ada di Gorontalo di awal abad 20. 








