Bidang Peternakan

Provinsi Gorontalo merupakan salah satu daerah penghasil ternak yang cukup besar. Hasilnya sebagian besar diantarpulaukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah lain. Peluang mengembangkan produksi ternak masih terbuka mengingat masih tersedianya lahan untuk pengembangan ternak skala besar. Pada saat ini, pengembangan peternakan sapi dilakukan satu paket dengan program agropolitan jagung. Diharapkan waste jagung akan menjadi pakan alternatif bagi sapi, sedangkan kotoran sapi akan menjadi pupuk organic alami. Populasi ternak di Provinsi Gorontalo terdiri dari sapi potong, kambing dan kuda. Pada tahun 2004, populasi ternak terbanyak adalah sapi potong, yakni sebesar 201.678 ekor. Sedangkan populasli ternak unggas terdiri dari ayam buras, ayam ras petelur, ayam ras pedaging dan itik. Populasi unggas terbesar adalah populasi ayam buras, yaitu sebanyak 873.074 ekor pada tahun 2004.