GF

Pengunjung

Visits today: 38
Visits yesterday: 121
Visits month: 545
Visits total: 33326
Max.monthly visits: 5786
  occurred: 2008-8
Pages this month: 15030
Pages total: 338634
Data since: 2007-12-29
Indonesia Joomla Topsite
Upacara Adat
Aspek Adat Perkawinan Print E-mail

Pengantar

Masyarakat sebagai suatu lingkungan social sebenarnya terdiri dari sekian lingkungan social yang lebih kecil yakni rumah tangga.  Rumah tangga terjadi karena perkawinan antara dua jenis kelamin yang berbeda.  Oleh karena rumah tangga merupakan sebahagiaan dari masyarakat, maka tiap rumah tangga harus diperkuat dengan berbagai segi terutama yang berhubungan dengan ketentraman dan kesejahteraannya.  Dan karena setiap rumah tangga terjadi dengan adanyaa perkawinan, maka perkawinan yang menjadi syarat mutlak adanya rumah tangga harus diperkuat.  Untuk memperkuat terlaksananya perkawinan maka perlu adanya peraturan-peraturan.

 
ASPEK-ASPEK ADAT PENYAMBUTAN TAMU (POHUTU MOTOMBULU) Print E-mail

2.1 Pengantar

Aspek adat penyambutan merupakan salah satu peradatan yang terdapat dalam budaya masyarakat Gorontalo. Aspek ini terdapat pada seluruh wilayah Gorontalo yang dari dulu sampai sekarang dikenal dengan “Duluo lo u limo lo pohalaqa”.

Susunan yang dituangkan dalam tulisan ini merupakan paduan dari adat penyambutan yang diperoleh dari beberapa kecamatan di daerah Gorontalo yang dianggap dapat mewakili baik ditinjau dari segi jaraknya dari pusat kota, maupun dari segi peragaman wilayah. Setelah diadakan pendataan, ternyata ada persamaan yang fundamental dari peradatan ini pada tiap wilayah. Oleh sebab itu paduan ini sudah merupakan kebijakan yang mempertemukan unsur-unsur yang dominant dari pada keragaman itu.

 
UPACARA ADAT MOLONTHALO Print E-mail
Molontalo atau raba puru bagi sang istri yang hamil 7 bulan anak pertama, merupakan pra acara adat dalam rangka peristiwa adat kelahiran dan keremajaan, yang telah baku pada masyarakat Gorontalo. Acara Molonthalo ini merupakan pernyataan dari keluarga pihak suami bahwa kehamilan pertama adalah harapan yang terpenuhi akan kelanjutan turunan dari perkawinan yang syah. Serta merupakan maklumat kepada pihak keluarga kedua belah pihak, bahwa sang istri benar-benar suci dan merupakan dorongan bagi gadis-gadis lainnya untuk menjaga diri dan kehormatannya. Adapun persiapan dan cara pelaksanaan dari Acara ini adalah    :