Monumen Pahlawan Nasional H.Nani Wartabone

0
158
museum-naniwartabone
Patung Pahlawan Nasional H.Nanai Wartabone

Monumen Nani Wartabone dibangun sekitar tahun 1987 pada masa pemerintahan Walikotamadya Gorontalo, Drs. A. Nadjamudin. Monumen ini terletak di alun – alun Kota Gorontalo (Lapangan Taruna Remaja) atau tepat berada di depan rumah Dinas Gubernur Provinsi Gorontalo saat ini. Nani Wartabone adalah putra asli Daerah Gorontalo, yang telah banyak mengabdikan diri sebagai pejuang bangsa dan negara, khususnya dalam gerakan patriotisme melawan penjajahan Belanda. Gerakan patriotisme Rakyat Gorontalo, dengan menggunakan taktik dan strategi perjuangan mampu mengusir bangsa penjajah Belanda dari Bumi Kerawang, Gorontalo. Perjuangan rakyat Gorontalo yang patriotik mencapai klimasnya pada tanggal 23 Januari 1942, menjadi satu – satunya daerah di Indonesia yang mampu memproklamasikan kemerdekaan RI dari Bumi Gorontalo, lepas dari cengkeraman penjajahan Belanda.
Kisah perjuangan Nani Wartabone memang cukup panjang. Membentang dari Zaman penjajahan Belanda, Penjajahan Jepang hingga penumpasan berbagai pemberontakan di Daerah Gorontalo, seperti pemberontakan PRRI / Permesta dan G 30 S0 / PKI. Jiwa patriotisme yang tumbuh dan terpelihara sejak abad ke-17, berpuncak pada patriotisme 23 Januari 1942. Selengkapnya tentang perjuangan Nani Wartabone, silahkan Anda baca kembali di sini

Monumen Nani Wartabone dibangun untuk menghomati jasa Pahlawanan Perintis Kemerdekaan Nani Wartabone, asal Gorontalo yang lahir pada tanggal 30 Januari 1907, dan mengingatkan masyarakat Gorontalo akan peristiwa bersejarah 23 Januari 1942, dengan harapan hasil perjuangan itu akan tumbuh dalam jiwa generasi sesudahnya untuk membangun Indonesia tercinta ini dalam mengisi kemerdekaan. Mengunjungi Monumen Nani Wartabone, Anda akan di ajak untuk mengenang sosok pejuang Nani Wartabone. Meskipun namanya tidak setenar tokoh atau pahlawan nasional lainnya, namun semua perjuangannya merupakan batu – batu kerikil yang dipersembahkan untuk rakyat Gorontalo dalam batas – batas kemampuan dalam pembangunan Republik Indonesia yang lahir pada tanggal 17 Agustus 1945. Jiwa patriotik tersebut muncul dan tumbuh terus pada masa kekuasaan Jepang, serta terus dibina dan diwariskan kepada generasi muda hingga sekarang.

Karena jasa – jasanya, pahlawan dari Gorontalo ini tercatat memperoleh berbagai tanda jasa dan penghargaan dari pemerintah RI, mulai dariSurat Penghargaan Membantu Gerakan Angkatan Perang RIPerintis KemerdekaanVeteran Pejuang Kemerdekaan Indonesia, serta Bintang Mahaputra Utama. Pada tahun 2003, Nani Wartabone ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 085/TK/Tahun 2003, tertanggal 6 November 2003. Penghargaan ini diserahkan oleh Presiden Megawati kepada salah seorang putra Nani Wartabone di Istana Negara pada tanggal 7 November 2003.

Akses ke lokasi monumen sangatlah terjangkau, karena tepat berada di jantung ibukota Provinsi Gorontalo. Ketinggian monumen mencapai 8 meter dengan penataan lokasi sekitar monumen yang sangat asri. Jalan akses menuju lokasi, wisatawan dari luar Gorontalo dapat menempuh berbagai alternatif transportasi, baik transportasi udara (pesawat terbang), transportasi laut (kapal Pelni), atau transportasi darat (bus antar-kota). Wisatawan yang mengunjungi Monumen pahlawan nasional Nani Wartabone tidak dipungut biaya apapun.

Para wisatawan, selain dapat menyimak perjalanan sejarah Nani Wartabone, wisatawan juga dapat menikmati suasana di kawasan Monumen Nani Wartabone ini, karena letaknya di tengah Alun – alun Kota Gorontalo, sehingga menjadi salah satu pusat keramaian dan ruang publik di Kota Gorontalo. Masyarakat Gorontalo biasanya menggunakan tempat ini untuk berkumpul bersama keluarga atau teman terutama pada hari – hari libur.

SHARE
Previous articleBenteng Otanaha
Next articleTaman Laut Olele