Tradisi Lisan Tanggomo

0
2207
Tradisi Lisan Tanggomo

Sejarah

Tanggomo lebih dapat diistilahkan dengan kesastraan daripada kesenian sebab aspek-aspek yang perlu dikaji di dalamnya lebih banyak didekati dengan subdisiplin ilmu sastra. Namun di dalam masyarakat umum, Tanggomo lebih dikenal dengan kesenian rakyat. Pada hakekatnya Tanggomo berisi peristiwa dan kejadian yang sumber ceritanya berasal dari kejadian atau peristiwa nyata, dari cerita rakyat, dan dari rekaman pencerita sendiri. Dahulu Tanggomo diucapkan dengan menggunakan suara berlagu tanpa alat. Cara ini dilakukan oleh Manuli (alm), dia ber-tanggomo dari satu tempat ke tempat yang lain sambil membawa nyiru buatannya sendiri untuk diperdagangkan. Data di RRI Gorontalo, semua pita rekaman Tanggomo Manuli tidak menggunakan alat.

Referensi

Nani Tuloli,1990,Tanggomo Salah Satu Ragam Sastra Lisan Gorontalo (disertasi) jilid 1 dan 2 : Universitas Indonesia : Jakarta.

M. Musa Kasim,1990. Puisi Sastra Lisan Daerah Gorontalo, Proyek Penelitian Bahasa, Sastra dan Daerah Sulut : Manado

Siyono Paris,1996. Tradisi Lisan Tanggomo (makalah)

Burhanudin Domili, dkk. 2001. budaya Masyarakat Su Bangsa Gorontalo, BKSNT : Manado

SHARE
Previous articleHutan Nantu
Next articlePentadio Resort