|
SYAFRUDIN MOSII, S.E., M.M. |
|
|
 Lahir di Gorontalo pada 20 Juni 1957. Sekolah Dasar dan Menengah ia selesaikan di daerah Gorontalo. Karena ketiadaan biaya sedangkan keinginan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi sangat kuat, maka setamat SMEA Gorontalo Desember 1976 Syafrudin memutuskan merantau ke Jakarta, menyusul kakaknya yang sudah lebih dahulu berada di sana. Ternyata, sesampai di Jakarta keinginan untuk bisa berkuliah masih harus ia pendam. Yang bisa ia jalani adalah mengikuti kursus-kursus antara lain Kursus Bon A dan Bon B karena itu tidak membutuhkan biaya yang besar. Beberapa bulan kemudian, ia diterima menjadi pegawai Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) yang pada saat itu tepatnya bulan juni 1977 membuka lowongan kerja melalui iklan di Harian Kompas. |
|
Read more...
|
|
|
Profil Prof.John Ario Katili (Almarhum) |
|
|
John Ario Katili adalah satu di antara tiga ilmuwan -- bersama Prof. Roosseno dan Prof. Baiquni -- penerima Bintang Mahaputra, 1984. ''Ini menandakan besarnya perhatian dan minat pemerintah terhadap perkembangan ilmu di Indonesia,'' ujar geolog yang menjabat Direktur Jenderal Geologi dan Sumber Daya Mineral, Departemen Pertambangan dan Energi, itu. |
|
Read more...
|
|
|
Zain Badjeber, H, Dr. |
|
|
Zain Badjeber, Anggota F-PPP DPR dari daerah pemilihan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, lahir di Poso, Sulawesi Tengah, 12 Februari 1937. Alumni Fakultas Hukum UID, Jakarta, ini sudah lama berkecimpung dalam dunia politik. Pada tahun 1964-1966 ia sudah menjadi anggota DPRD GR I, Sulawesi Utara. Tahun 1967-1971 menjadi Anggota DPR GR RI, tahun 1975-1977 Anggota DPR/MPR RI. |
|
Read more...
|
|
|
Fadel Muhammad |
|
|
Ir H Fadel Muhammad, seorang pengusaha dan politisi kelahiran Ternate, 20 Mei 1952 bertepatan hari kebangkitan nasional. Dia anak sulung dari orangtuanya, yang pedagang antarpulau dan guru. Nama Fadel diberikan oleh kakeknya yang melihat dari mata batinnya, bahwa cucunya itu kelak akan lebih baik dan berbeda dengan teman-temannya. Sejak kecil memang perbedaan itu tampak dari perilaku kesehariannya yang bersahaja dan selalu patuh pada orangtua. |
|
Read more...
|
|
|
Rahmat Gobel |
|
|
Sebagai pemegang kendali perusahaan eletronik nasional terbesar namanya tak asing lagi di telinga. Ia sebagai generasi kedua, penerus National Gobel. Kepiawaiannya mengembangkan industri elektronik, didukung tenaga-tenaga ahli pilihannya dari dalam maupun luar negeri mampu menghasilkan produk-produk elektronik kebanggaan Indonesia. |
|
Read more...
|
|
|
|