Pentadio Resort

0
13
Gerbang masuk kawasan Pentadio Resort yang berada di Desa Pentadio, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo. Senin, (5/8). Foto : Burdu/banthayoid
Gerbang masuk kawasan Pentadio Resort yang berada di Desa Pentadio, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo. Senin, (5/8). Foto : Burdu/banthayoid
Nama : Pentadio Resort
Lokasi : Pentadio Resort terletak di Desa Pentadio, Kecamatan Telagabiru, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Indonesia .
Deskripsi Pentandio Resort adalah salah satu obyek wisata andalan Provinsi Gorontalo. Kata Pentadio diambil dari bahasa Gorontalo yang berarti pantai-danau, sedangkan kata Resort diambil dari bahasa Inggris yang berarti tempat istirahat. Dinamakan Pentadio, karena Resort ini berada di pinggir Danau Limboto yang indah dan  mempesona itu. Pada awalnya, obyek wisata seluas 14 hektar ini telah diresmikan oleh pemerintah Belanda sejak tahun 1928, yang ditandai dengan sebuah batu peringatan di sekitar pemandian air panas di kawasan obyek wisata ini. Sejak itu, masyarakat setempat menjadikan tempat ini sebagai sarana rekreasi dan menyembuhkan  berbagai macam penyakit.Melihat obyek wisata ini semakin ramai  dikunjungi para wisatawan, baik lokal maupun manca negara pada tahun 2003, Pemerintah Daerah Gorontalo merenovasi dan melengkapi obyek wisata ini dengan berbagai macam fasilitas penunjang yang dapat memanjakan para pengunjung. Pembangunan obyek  wisata ini dan berbagai fasilitasnya menghabiskan biaya sekitar 15 miliar  rupiah yang diambil dari APBD Kabupaten Gorontalo. Pada tanggal 25 Februari  2004, obyek wisata ini diresmikan oleh Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat  (Menkokesra) saat itu, Jusuf Kalla.
Keistimewaan : Di kawasan Pentadio Resort ini para pengunjung dapat menyaksikan semburan mata air panas yang mengandung belerang yang  dapat digunakan untuk merebus telur hingga matang. Para Pengunjung juga dapat  menikmati siraman air dari sumber mata air yang cukup hangat yang bermanfaat  untuk menyembuhkan penyakit kulit. Di samping itu, kawasan ini juga dilengkapi  berbagai macam fasilitas yang bertaraf internasional dan dikelola secara  profesional, sehingga para pengunjung dapat melakukan aktivitas santai lainnya  dengan nyaman, seperti mandi uap, mandi celup, berenang di kolam renang air  panas atau di kolam renang air dingin, memancing, dan bersepeda air. Bagi  pengunjung yang ingin menyalurkan hobi menyanyi, di lokasi ini juga tersedia pub dan karaoke.
Akses : Dari Bandara Jalaluddin Gorontalo  menuju lokasi, perjalanan dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua dengan waktu tempuh sekitar 45 menit.
Harga Tiket Masuk : Untuk naik sampai ke puncak menara, pengunjung akan dikenakan biaya sebesar Rp. 10.000 per kepala.
Akomodasi & Fasilitas : Fasilitas lain yang tersedia di kawasan ini adalah restaurant dan tempat parkir yang cukup luas. Para pengunjung yang ingin menginap, di lokasi tersedia cottage atau pondok-pondok  kecil yang dilengkapi dengan fasilitas TV, kulkas, AC, dan spring bed, dengan desain yang menonjolkan nuansa tradisional khas Gorontalo. Selain itu, para  pengunjung juga dapat membeli barang-barang cinderamata yang tersedia di  toko-toko souvenir di kawasan obyek wisata ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here